Surat Menkeu S-079 Tgl 28 Maret 2014 tentang Koreksi perubahan kuantintas luas Tanah

Berdasarkan informasi yang kami terima terdapat beberapa kasus yang menyebabkan perubahan kuantitas/luasan BMN berupa tanah dari catatan penatausahaan BMN dan/atau bukti kepemilikan lama dengan sertipikat yang baru diterbitkan, terkait dengan hal tersebut kami sampaikan sebagai berikut:
1. Apabila terdapat perubahan kuantitas/luasan tanah dari catatan dalam penatausahaan BMN dan/atau bukti kepemilikan lama dengan kuantitas/luasan tanah pada sertipikat bukti hak kepemilikan yang baru diterbitkan, Pengguna Barang/Kuasa Pengguna Barang tidak serta merta melakukan koreksi berdasarkan sertipikat baru tersebut, melainkan agar terlebih dahulu melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait mengenai penyebab/latar belakang perubahan dimaksud;
2. Dalam hal belurn dilakukan koreksi karena proses klarifikasi sedang berjalan, maka Pengguna Barang/Kuasa Pengguna Barang wajib mengungkapkan selisih atas kuantitas/luasan tanah antara catatan dalam penatausahaan BMN dan/atau bukti kepemilikan lama dengan kuantitas/luasan tanah pada sertipikat yang baru diterbitkan dalam Catatan atas Laporan Barang Milik Negara (CaLBMN);
3. Selanjutnya, koreksi pencatatan kuantitas/luasan tanah tersebut baru dapat dilakukan berdasarkan sertipikat bukti hak kepemilikan yang baru diterbitkan sebagai tindak lanjut kegiatan sertipikasi BMN berupa tanah setelah mempertimbangkan hasil klarifikasi.

Lengkapnya silahkan dibaca sendiri disurat kami ini:

S-079 28 Maret 14

Posted on April 23, 2014, in Informasi Lainnya. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: